Thursday, December 12, 2013

My Lucky Trip to Makassar


Setiap ditanya "Pernah solotrip ga?", pasti langsung saya jawab "Kalo cuma Jabodetabek + Bandung sih sering, diluar itu belum pernah".

Well, rasanya saya harus standing ovation untuk sebuah pencapaian solotrip ke Makassar yang baru saja saya lakukan, ditambah lagi ini merupakan perjalanan pertama saya ke Pulau Sulawesi loh. Ini bukan solotrip yang direncanakan, seharusnya perjalanan ke Makassar ini saya lakukan bersama 4 teman lain yang tiba-tiba batal berangkat karena satu dan lain hal. Kaget? Bingung? herannya engga, begitu tau akan berangkat sendirian yang saya lakukan hanya buru-buru memesan kamar hotel. Bagaimana dengan itinerary? saya hanya mengandalkan pengetahuan dasar saya tentang tempat-tempat wisata umum di Makassar. Ini bukan suicide mission kok, tapi beneran tidak ada plan mau kemana dan tidak ada waktu mengatur jadwal dengan baik karena saat itu sedang banyak kerjaan di kantor :(. Sisanya hanya mengandalkan info by twitter, GPS dan keberuntungan.

Plan yang ada dikepala saya saat keberangkatan dengan penerbangan malam itu hanya: sesampainya di bandara Sultan Hasanudin jam 1 pagi, berarti saya harus menunggu bus ke kota Makassar sekitar 6-7 jam. Nintendo DS, E-book Majalah dan Power Bank sudah saya persiapkan selama waktu menunggu tersebut, dan barang-barang tersebut juga yang saya andalkan untuk another waiting time di Bandara saat penerbangan pulang nantinya karena jadwal penerbangan pulang yang teramat pagi hahahahahah jam 04:30 dan saya tidak tahu jam berapa DAMRI terkahir dari kota Makassar menuju bandara, jadi kepikiran untuk berangkat jam 6 atau jam 7 malamnya. 

Nyatanya, dihari pertama saya sampai di Maros (bandara) saya ikut seorang teman ke rumahnya di Makassar. Kebetulan sewaktu di terminal 3 Bandara Jakarta saya bertemu teman kuliah yang ternyata satu flight, even better ternyata dia orang Makassar :D. Di hari terakhir, alih-alih menunggu 6-7 jam di bandara demi flight subuh, saya malah diajak teman baru untuk stay di kost-annya hingga pukul 1 pagi kemudian seorang teman yang lain menawarkan diri untuk mengantar ke Bandara. Lucky me :)

Ternyata selalu ada saja keberuntungan untuk orang-orang yang melakukan travel seorang diri yah.

Ada yang punya cerita serupa?

12 comments:

  1. Dan aku tak siap kalo solotrip, blm sanggup ngejablay sendirian hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. awalnya aku pikir juga aku ga bakal sanggup, alhamdulillah diberi kelancaran :)

      Delete
  2. Selamat kakak Mei..
    berhasil Solo trip..
    *standing applause*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaah kakk, awalnya dag dig dug hahahahah, eh untungnya menyenangkann :D

      Delete
  3. Tuhan selalu bersama para pejalan :')
    aku juga merasakan banyak keberuntungan selama solo trip di kamboja

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh iyaaa, kamu kan tempo hari ke Kambojanya juga sendirian yah kak :)
      duh tahun depan aku juga ada rencana solo trip lagi nih *semoga lancar*

      Delete
  4. huwooo solo trip ke sulawesi
    keren kak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi ini tapi solo tripnya ga explore kemana-mana kak, cuma ngendon aja di kota :))

      Delete
  5. wih kak mei, pengen solo trip juga ahh :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. huwaaa liat thumbnail fotomu jadi pengen ke toraja, hari ini baru aja dari anjungan sulawesi slatan di TMII hihihih,

      hayoo kamu mau solo trip kemanaah?

      Delete
  6. hihihii..ampe skr ga prnh kepikiran mw solotrip mba... ;p tp slalu kagum kalo ada temen yg traveling sendirian, apalagi cewe ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga belum berani jauh-jauh dan lama-lama kak :D
      hahahahahah

      Delete

Thank you for comment :)