Setiap pulang lembur dari kantor, rute yang saya lewati menuju rumah biasanya melewati jalan Barito. Hal ini juga yang membuat saya penasaran dengan taman ubur-ubur yang sering saya lewati di daerah tersebut. Eh iya ternyata namanya Taman Ayodya, bukan taman ubur-ubur, kenapa saya namakan ubur-ubur? Ini karena setiap saya melewati taman tersebut dan biasanya malam ada beberapa lampu lucu berbentuk ubur-ubur yang terletak di kolam buatan di tengah taman. Lampu ubur-ubur biru ini selalu menarik perhatian saya. 

"Kapan-kapan wajib main ke taman ini" ucapku dalam hati.

Kalo di Cikarang ada Pasimal (Pasar Siang Malam), di Jakarta kita juga punya Tasimal (Taman Siang Malam), Kenapa? Karena mau siang ataupun malam Taman ini tetap ramai pengunjung.

Akhirnya kesampaian juga main ke taman ini, sebelumnya saya sempat main ke Taman Menteng yang memiliki tempat bermain dan olahraga. Sepertinya di taman ini lebih diperuntukan untuk kumpul-kumpul bersama teman atau jalan-jalan sore bersama keluarga. Jumlah tempat duduk yang ada di Taman Ayodya jauh lebih banyak ketimbang di Taman Menteng. Jalan setapak yang memutari taman juga ada 4 macam, dari jalan setapak diluar taman, ditaman bagian atas, turun sedikit masih ada jalan setapak memutar juga dan terakhir jalan setapak dibagian bawah.


Selamat Datang di "Africa Van Java"

Akhirnya saya berhasil menginjakkan kaki di Taman Nasional (TN) yang sering disebut-sebut sebagai "Africa Van Java" ini, bahkan ini menjadi pengalaman pertama saya ke Taman Nasional di Indonesia. Jujur, keberadaan taman nasional ini mungkin baru saya sadari per awal tahun ini. Sebelumnya saya lebih mengenal Taman Nasional Tanjung Puting, Ujung Kulon, Komodo dan beberapa lainnya. Diawal tahun saya baru sadar ternyata ada begitu banyak Taman Nasional di Indonesia yang terletak dari ujung barat sampai ke timur Indonesia.

Begitu ada ajakan dari beberapa teman untuk mampir kesini, langsung saya #iyain *gampangan*. Jangankan letaknya, kesini musti naik apa aja saya ga tau loh. Cuma tau harus beli tiket PP Surabaya dan naik bis dari terminal Bungurasih di Surabaya.

Untungnya jaman sekarang googlemaps udah jadi makanan sehar-hari untuk mencari sebuah tempat, bahkan untuk mencari daerah di antah berantah. Sesaat setelah googling saya baru tau kalo letak TN ini Situbondo, Jawa Timur. *kemudian keluar pertanyaan baru, SITUBONDO itu dimana?* *oke kemudian saya buka ATLAS*



Selama ini saya berpikir 'mumpung muda, masih banyak enerji, masih punya waktu, kenapa ngga menghabiskan waktu untuk melakukan perjalanan seru dan explore tempat-tempat seru di luar sana?' ternyata hal tersebut berbanding terbalik dengan oma cantik asal Korea ini. Saya boleh saja lupa dengan nama oma ini namun tidak dengan cerita yang ia punya. Perjumpaan kami di sebuah acara city tour di Ho Chi Minh ini memang hanya sehari dan saya tidak seharian berada disamping si oma, namun banyak hal seru yang saya dapat darinya.

Pemikiran awal saya meluap begitu saja begitu mendengar cerita perjalanan yang dilakukan si oma ini.Umur beliau sudah 60an, tapi masih gesit, lincah dan ceria. Di usianya tersebut, dia tidak segan melakukan perjalanan seorang sendiri ke Indochina, entah berawal dari mana, beliau hanya bercerita tentang Myanmar, Laos, dan Vietnam. Di Vietnam sendiri ia melakukan perjalanan darat dari Hanoi sampai ke Ho Chi Minh city. Sekali lagi, perjalanan yang beliau lakukan ini menghabiskan waktu 3 bulan dan SEORANG DIRI. Dengan semangat ia menceritakan semua aktifitas yang dilakukannya selama di Vietnam, dimulai dari naik kereta lambat dari Hanoi, naik bis ke Nha Trang, makan daging buaya dan mandi lumpur di Dalat, masih banyak lagi. 
PUSING =.= iya pusiingg milih pemenangnya :((, overall suka sama semua ide-idenya sih, berhubung ini GIVEAWAY seru-seruan aja, jadi yang belum menang gapapa yaaah :* . Lain waktu bikin GIVEAWAY lagi deh (semoga ada yg mau sponsorin next time) #eh. 

THANK YOU BUAT SEMUA YANG UDAH MELUANGKAN WAKTU BUAT IKUTAN GIVEAWAY ABAL-ABAL INI YAH *peluk satu-satu*

Berdasarkan hasil keinginan + daya khayal + paling mungkin gue lakukan + tingkat KESOTOYAN, gue pilih idenya

1. Fanny Fristhika Nila @f4nf4n ==> tiket IMAX

Saya suka ide solo trip Hanoi ke Ho Chi Minh nya, kayaknya emang bisa dilakuin sendiri, pengalaman nyasar bego sebelumnya sih udah bikin trip Vietnam kemarin seru, plus perjalanan antar kotanya yang aman nyaman karena bis-bisnya jelas dan ga banyak calo kayak disni *tiba-tiba curhat*. Saya emang penasaran banget sama SAPA dan Dalat *someday semoga somedayyy terwujud amin*

2. Adie Riyanto @adieriyanto ==> Burj Al Arab

Ngasih idenya banyaaak benerrr deh yang ini, tapi saya suka sama saran ke UBUDnya. Kata orang-orang suasana disana tenang gitu *mau buktiin ahh*

3 - 4. Fahmi Anhar @fahmianhar dan Hira @hiyrasoygeboy ==> Burj Al Arab

Ide Flobamoranya kak Fahmi asik banget kayaknya yah *bikin penasaran*  Saya pribadi bukan tipikal penggila island hopping, tapi Flobamora ini patut dicoba sepertinya ;) .Eh iya, Hira juga nyaranin ke Flores, apa kita pergi berdua aja ra? *lah ga jadi solo trip dong inih* mwhahahahah 

5. Rinta @rintadita ==> Pouch Padang

Rinta kasih ide buat ke Lombok, katanya ke Lombok sendirian alias SOLO trip tetep bisa hemat dan gak bikin kantong bolong *abis ini private message ah minta itinerarynya* ahhahahaha

6. Olen @olenp ==> Pouch Padang

Kak Olen ngasih saran buat main-main ke Laos, ihhh mau kakk mauuuu. *nodong tiket PP LAOS* *kemudian ditendang Oliq*

7. Noerazhka @noerazhka ==> Pouch Padang

idenya ngajakin saya bus hopping dari Jawa Barat - Jawa Timur, sewaktu kecil emang sering banget PP Jakarta - Surabaya/Malang (belum pernah Bus hopping tapinya)


My first ever milkyway picture :) 
Thank you for my friend Alwi 
He let me borrow his wide lens and taught me how to do it :)


One fine night in Bama Beach, Baluran National Park

Sebenarnya sudah berkali-kali wara-wiri daerah menteng, tapi sore itu pertama kalinya saya benar-benar melewati daerah tersebut khusus untuk jalan-jalan sore di taman tersebut. Sebelum menjadi ruang terbuka hijau seperti sekarang ini, sebuah stadion besar markas PERSIJA pernah berlokasi di tempat tersebut. Pastinya ada banyak pertimbangan sehingga pemerintah kota memutuskan untuk membongkar stadion dan mengalihfungsikan tempat tersebut menjadi taman kota.

I had been passing through this park for several time, but I finally visited the park that afternoon. Before it became an open space green park like now, local club's football stadium was located on that place. Definitely there are a lot of considerations from government before they finally decided to dismantle the stadium and changed it to an urban park.

Saat ini, pohon-pohon rindang, bangku taman dan fasilitas umum yang ada di taman tersebut terjaga dengan baik, Meskipun masih banyak coretan-coretan tangan nakal dibeberapa fasilitas seperti tempat sampah. Taman Menteng ini sepertinya cocok juga deh buat dijadikan tempat piknik bareng keluarga, sudah banyak pohon rindang yang bisa jadi peneduh, bahkan lapangan dengan rumput hijaunya juga membuat saya ingin bertelanjang kaki dan duduk diatas rumput.

Currently, Shady trees, park benches and public facilities in the park are also well preserved, Although there are some scratches created by irresponsible person on some facilities, like trash bin. Those shady trees and green grass makes this park suitable for family picnic. Even I can't help myself to walk barefoot and sit down on the grass.

Dimulai dari sini, proyek hunting taman di Jakartapun saya mulai. Sekilas memang tampak hanya ada sedikit taman-taman kota di Jakarta. Sebenarnya mungkin kita yang masih kurang cermat memeperhatikan daerah sekitar kita. Upaya yang dilakukan pemerintah kota untuk menambah ruang hijau di daerah Jakarta juga tidak pernah berhenti. Perbaikan taman dan fasilitasnya juga sudah sangat terlihat. 

Starting from today, Jakarta Park hunting project is officially starts. Glance it appears there are only a few parks in Jakarta, But the government's efforts to increase green space in Jakarta has never stopped. Park improvements and facilities are in progress.

Taman Ayodya, Taman Suropati, Taman Situ Lembang dan masih banyak lagi.

There are Ayodya park, Suropati park, Situ Lembang park and many more.

Lalu untuk apa saya membuat proyek Taman Jakarta ini? berawal dari keinginan pribadi untuk mencari tempat wisata atau tempat berkumpul dengan teman atau keluarga yang tidak harus melulu di sebuah mall, kedai kopi atau restoran. Hey Jakarta punya banyak taman seru untuk dijelajah loh :) yuk main ke taman !

What's my purpose on this Jakarta Park project? it was my desire to find a place to hang out and gather with friends or families beside mall, coffee shops or restaurant. I know Jakarta has many parks that worth to visit. Let' play on the park!!  




Room for exhibition

a path to the fountain

my playmate
Children playground
Public facilities
special bicycle to pick up trash






Lego is my lifetime favorite toys. I started to play those things since elementary school, If there's Lego exhibition then I always try to come :) here're my photos from some Lego exhibitions in Jakarta (Indonesia), Singapore and Johor Bahru (Malaysia) from 2008 - 2013.

Lego "Mini Indonesia" Exhibition in Fx Mall, Senayan - Jakarta 2008

Gadang Clock Tower
Old Town Train Station

Tanah Lot Temple
Borobudur Temple

 Lego Playland Fair, Gandaria City - Jakarta 2012

Lego High Heels
Port

Lego City


Lego Shell Model, KSL City Mall - Johor Bahru 2012

Giant Lego Figures


Legoland, Johor Bahru 2012

Instrumental Music Fountain

Gas Station

Ballerina Girrafe


The Art of The Brick, Singapore Art Science Museum - Singapore 2013

Dinosaur Skeleton made from 80,020 Lego pieces

Peace Sign

Photo with the frame made from lego