[ Hostel Review ] 5 Footway.inn Project Boat Quay - Singapore

8:00 AM Meidiana Kusuma 20 Comments



"Lo nginep di 5 footwayinn hostel lagi ?"

Mungkin itu pertanyaan yang sering dilontarkan beberapa teman ketika mereka bertanya tempat saya menginap ketika akan berkunjung/liburan ke Singapura. Well, saya sendiri juga awalnya heran kenapa saya selalu memilih hostel tersebut dihampir setiap kunjungan saya ke negara ini, mungkin  lebih karena loyalitas dan kenyamanan.*tssaah*

20 comments:

Thank you for leaving a comment :)

Christmas Tree Hunter 2013

9:50 PM Meidiana Kusuma 10 Comments

Remember my last post about the same thing last year?
Yeaahh I did it again, This year I have another Christmas tree hunter project, and these festive decorations below mostly found in Singapore :) enjoy

small xmas tree in 5footway.inn - Boat Quay

Christmas Decorations along Singapore River

10 comments:

Thank you for leaving a comment :)

My Lucky Trip to Makassar

10:00 PM Meidiana Kusuma 12 Comments


Setiap ditanya "Pernah solotrip ga?", pasti langsung saya jawab "Kalo cuma Jabodetabek + Bandung sih sering, diluar itu belum pernah".

Well, rasanya saya harus standing ovation untuk sebuah pencapaian solotrip ke Makassar yang baru saja saya lakukan, ditambah lagi ini merupakan perjalanan pertama saya ke Pulau Sulawesi loh. Ini bukan solotrip yang direncanakan, seharusnya perjalanan ke Makassar ini saya lakukan bersama 4 teman lain yang tiba-tiba batal berangkat karena satu dan lain hal. Kaget? Bingung? herannya engga, begitu tau akan berangkat sendirian yang saya lakukan hanya buru-buru memesan kamar hotel. Bagaimana dengan itinerary? saya hanya mengandalkan pengetahuan dasar saya tentang tempat-tempat wisata umum di Makassar. Ini bukan suicide mission kok, tapi beneran tidak ada plan mau kemana dan tidak ada waktu mengatur jadwal dengan baik karena saat itu sedang banyak kerjaan di kantor :(. Sisanya hanya mengandalkan info by twitter, GPS dan keberuntungan.

Plan yang ada dikepala saya saat keberangkatan dengan penerbangan malam itu hanya: sesampainya di bandara Sultan Hasanudin jam 1 pagi, berarti saya harus menunggu bus ke kota Makassar sekitar 6-7 jam. Nintendo DS, E-book Majalah dan Power Bank sudah saya persiapkan selama waktu menunggu tersebut, dan barang-barang tersebut juga yang saya andalkan untuk another waiting time di Bandara saat penerbangan pulang nantinya karena jadwal penerbangan pulang yang teramat pagi hahahahahah jam 04:30 dan saya tidak tahu jam berapa DAMRI terkahir dari kota Makassar menuju bandara, jadi kepikiran untuk berangkat jam 6 atau jam 7 malamnya. 

Nyatanya, dihari pertama saya sampai di Maros (bandara) saya ikut seorang teman ke rumahnya di Makassar. Kebetulan sewaktu di terminal 3 Bandara Jakarta saya bertemu teman kuliah yang ternyata satu flight, even better ternyata dia orang Makassar :D. Di hari terakhir, alih-alih menunggu 6-7 jam di bandara demi flight subuh, saya malah diajak teman baru untuk stay di kost-annya hingga pukul 1 pagi kemudian seorang teman yang lain menawarkan diri untuk mengantar ke Bandara. Lucky me :)

Ternyata selalu ada saja keberuntungan untuk orang-orang yang melakukan travel seorang diri yah.

Ada yang punya cerita serupa?

12 comments:

Thank you for leaving a comment :)

Happy 57th Birthday, Papa!

6:00 AM Meidiana Kusuma 11 Comments

Ngomongin soal travel inspiration, Papa merupakan salah satu inspirasi saya. Dia yang membuat saya selalu iri akan cerita-cerita travelling seru bersama teman-temannya, menyebutkan satu-satu must visit places di kota-kota yang mau saya datangi, hingga berbagi informasi kuliner enak di kota tersebut.

Hobi jalan-jalan kami sepintas sama misalnya;

Travel light, bawa baju 3 dengan 1 celana untuk seminggu jalan-jalan.Kebutuhan primary tetap dibawa, kalo bisa beli ditempat tujuan pasti barang tersebut ga dibawa dari rumah. Perihal beli barang-barang keperluan di tempat tujuan tuh sama persis dengan kebiasaan saya, hahahahha.

Beli oleh-oleh tidak mikir panjang, beberapa orang mungkin suka menghitung oleh-oleh yang mau dibeli apa saja dan buat siapa saja, namun hal tersebut terkadang tidak berlaku untuk kami. Mungkin sekilas motto nya seperti "Beli dulu, buat siapanya belakangan" hahahahahah, well, kecuali yang emang titipan yah. Hebatnya Papa bisa tuh nenteng oleh-oleh seberat apapun masuk cabin pesawat. *jadi inget dia pernah bawa tas besar yang isinya peralatan tanah liat hasil belanja di Kasongan, Jogja. Karena takut pecah jika ditaruh di bagasi, tas yang beratnya kira-kira hampir 10 kiloan dengan santai di tenteng aja tuh. Kelebihan oleh-oleh menjadi hal yang lazim buat kami :P.

Juara jalan kaki, kalo ini sih di Jakarta juga emang doyan jalan kaki. Sekarang sih, saya yang sadar diri ga mau ajak Papa Mama jalan kaki jauh-jauh, kasian kan mereka udah ga muda lagi, tapi awal tahun ini udah berhasil ngajak Papa jalan kaki dari MRT Raffles Place - Fullerton Hotel - Merlion Park - Esplanade Mall - Helix Bridge - Marina Bay sands. Mungkin buat beberapa orang rute tersebut ga terasa jauh yah, tapi mengingat terik matahari pas Februari lalu, Papa dan Mama boleh diacungin 10 jempol. *minjem jempol tetangga* *dan harusnya rute jalan kaki pas mereka Umroh kemarin juga luar biasa panjang*

Dapat teman baru, ini emang kebiasaan Papa yang sangan menular ke saya (kami bawel dan supel), rasanya ga bisa ngeliat orang duduk sendirian langsung deh diajak ngobrol. Papa ga jago bahasa inggris, tapi pas kemarin ke Singapura tenang aja tuh dia ngilang jalan-jalan muter sekitar hotel pulang-pulang bawa makanan (ga tau deh komunikasinya gimana). Pas check out aja, dia pamit juga sama salah satu tamu hotel yang lain. 
"laaahh kok dia bisa kenaall?" saya heran sambil berpandang-pandangan ke Mama dan Adik.

Papa selalu membuat saya iri setiap kali beliau menanyakan kemana saya mau pergi (dalam negri), begitu ia melihat saya sibuk packing atau ijin tidak mampir kerumah di minggu depan, 
"Mau kemana kamu?"
"Aku mau ke Makassar, Pah"
"Oh, nanti bisa pergi bla bla bla.... Papah dulu pernah bla bla bla"
dan ceritapun pasti jadi panjang, dari roadtrip Makassar - Toraja, ngalor ngidul bisa sampe membahas Palu, Gorontalo dan Manado, padahal anaknya cuma mampir Makassar aja, hihihihihi. Ingin deh sodorin aplikasi Where've I been ke Papah dan mau lihat list kota-kota di Indonesia yang sudah pernah beliau kunjungi.

Rasanya hal apapun tentang banyak destinasi di Indonesia bisa saya tanyakan ke beliau. Saat ini beliau sudah pensiun dan berusia 57 tahun di hari ini, tak banyak yang saya bisa berikan kepada beliau selain menghabiskan waktu bersama keluarga sambil mendengarkan cerita atau omelannya, atau sekedar mengajak makan bersama keluarga di luar rumah. Jika sedari kecil kami (saya, kakak dan adik) selalu mendengarkan cerita-cerita seru beliau naik pesawat kesini, naik bis kesana, numpang menginap disini, nebeng mobil orang kesana, Akhir-akhir ini malah saya yang lebih sering bercerita kepada beliau tentang destinasi LN yang belum beliau kunjungi dan semoga bisa ajak Papa Mama ke tempat tersebut. Amiiinnn. 


Selamat Ulang Tahun, Pah
Panjang umur, banyak rezeki dan sehat terus yah, supaya kita bisa terus jalan-jalan, masih panjang nih list jalan-jalan kita :D





11 comments:

Thank you for leaving a comment :)