Welcome to Snoopy World

"Mei, besok mau kemana?"
"Mau main sama Snoopy seharian, mau ikut? tapi tempat yang pertama jauh"
"Serius Jauh?"
"Iya transit 3 apa 4 kali deh kalo ga salah"
"Lah terus ngapain ke sana?"
"Gratis soalnya" 

Denger kata gratis apalagi ini untuk sebuah Playground tematik dan berada di Hongkong pasti langsung membuat mata berbinar. But wait, jangan membayangkan taman ini akan sebesar Disneyland atau seramai Ocean Park yah, karena ini hanya taman bermain biasa, namun jadi tidak biasa karena semua tokoh di kartun Peanuts menjadi dekorasinya. Tempat ini mungkin tidak masuk "must visit places" hey but worth to try.  

Lokasi Snoopy World ini ada di tempat perbelanjaan New Town Plaza yang letaknya agak jauh dari pusat wisata Hongkong seperti Tsim Sha Tsui atau Causewaybay.

Untuk leafletnya bisa dilihat di gambar di bawah ini, klik untuk memperbesar yah



Disambut dengan manis oleh Charlie Brown

Kira-kira hanya seluas itu aja tamannya, tapi tetep sukaa :3

Tempat bermain utama di taman ini adalah Snoopy Playground yang memiliki beberapa permainan seperti prosotan dan labirin. Ada juga wahana bermain cano di kolam buatan, yang sayang baru buka jam 12 siang. Selain tempat tersebut ada banyak banget spot yang seru untuk foto-foto dan bermain seperti bus sekolah, rumah charlie brown, miniatur kota hingga gerbang Birchwood School.  Sisanya? patung-patung karakter Peanuts dan tentunya Snoopy bertebaran di seluruh taman.

Sayangnya tempat ini agak kurang terawat, banyak bagian bangunan dan patung yang catnya retak dan terkelupas.

I'll drive you to school



Kalo diperhatikan sepertinya ini kedai makanan, tapi hingga pukul 11 siang tidak ada tanda-tanda akan buka

bisa Canoeing juga di sini 

dan ternyata kartun ini sudah lebih tua dari papah saya

Wanna play around?

Kegembiraan bermain dengan Snoopy ga sampai disitu aja, masih dengan Snoopy Euphoria siangnya saya kembali ke Tsim Sha Tsui untuk makan kue dan ngopi di "rumah"nya Snoopy.

Sebelumnya saya pernah cerita tentang kunjungan ke Charlie Brown Cafe di Singapore dan bisa dibaca di sini. Ternyata Charlie Brown cafe di Tsim Sha Tsui, Hongkong lebih luas dari yang di Singapore dan dengan pilihan menu yang jauh lebih banyak juga. Harga kuenya memang sedikit mahal, tapi balance dengan tampilan kue yang menarik dan rasa yang enak. Kalo sebelumnya saya sempat mencoba menu makan besar yang mereka tawarkan, kali ini saya hanya icip kue dan cappuccino. 

Sekarang ga perlu jauh-jauh ke luar negeri kok kalo mau ke Charlie Brown cafe, karena di Indonesia juga ada, tepatnya di Hermes Place, Medan dan sepertinya akan jadi kunjungan wajib kalo saya berkunjung ke sana :). 


Hello Mr. Charlie Brown, we meet again :)

Look at those cakes!

Ini menu yang saya pesan bersama 4 teman saya *ngirit*
Woodstock Mango Mousse - Cappuccino - Charlie Chocolate Cheesecake

Ada beberapa karakter Peanuts yang bisa direquest untuk jadi topping

Tertarik untuk mampir ke salah satu tempat "Snoopy" ini?
Mesjid Merah Putra Jaya

Berawal dari postingan seorang teman di blog travelnya tentang Mesjid Biru di Shah Alam-Malaysia, saya langsung teringat akan Mesjid Merah di Putra Jaya dan berjanji akan mengunjungi tempat tersebut apabila mengunjungi Kuala Lumpur lagi. Beruntung, pertengahan April lalu saya pergi lagi ke Kuala Lumpur berkat tiket promo Airasia *senyum lebar*.

Jujur perjalanan saya kesini sebenarnya semacam bonus trip, seharusnya saya hanya 4 hari bertualang di sekitaran Kuala Lumpur, namun berhubung flight pulang saya dicancel oleh maskapai pujaan hati saya, jadinya saya mereschedule flight ke hari esoknya. 

"Waduh, nambah satu hari yah? mau kemane lagii nih?" pikiran semacam ini sudah ada dari seminggu sebelum saya berangkat, beruntung sepupu saya yang bekerja di Kuala Lumpur mau menemani saya bertualang dan dia juga yang mengajak saya ke Putra Jaya *yeyeyeeeeyy nambah satu lagi list kota di Malaysia yang sudah saya kunjungi*

Sebenarnya perjalanan menuju Putra Jaya dapat ditempuh dengan menggunakan bis langsung dari Terminal Puduraya atau dari Bandar Tasik Selatan, tapi tempo hari saya diajak menggunakan KLIA transit untu menuju Cyber Jaya dan Putra Jaya. Sepanjang perjalanan, saya berusaha sekuat tenaga memedam rasa norak dan malu-maluin didalam kereta. *abis nyaman banget sih keretanya, mesem-mesem sendiri dan buru-buru masang earphone*

Putra Jaya merupakan kota pusat pemerintahan di Malaysia semenjak tahun 1999, letaknyapun tidak begitu jauh dari bandara. Pusat pemerintahan dipindahkan ke tempat ini dengan pertimbangan Kuala Lumpur saat itu sudah terlalu penuh dan macet. Menyenangkannya lagi, begitu memasuki wilayah Putra Jaya kita akan disambut perumahan yang teratur (kalo di Indonesia semacam cluster gitu) dan bangunan kantor-kantor pemerintah yang didesain sangat baik. Berasa seperti mengitari sebuat maket perumahan versi raksasa deh :)

Nama asli mesjid ini adalah Mesjid Putra, kubah besar berwarna merah yang terdapat di bangunan utama mesjid inilah yang kemudian membuat Mesjid ini dikenal dengan sebutan Mesjid Merah dan menjadi objek wisata paling terkenal di Putra Jaya. Lapangan didepan Mesjid ini biasa digunakan oleh warga sebagai tempat kumpul-kumpul di sore hari atau pasar kaget, banyak yang jualan mainan anak, baju, hingga minuman dari bagasi mobil mereka. Ada juga wilayah lapangan yang dijadikan tempat penyewaan kereta-keretaan dan mobil-mobilan. (persis pasar kaget di Jakarta kan?)

Untuk pengunjung wanita yang tidak menggunakan hijab (jilbab) tidak perlu khawatir, pihak Mesjid menyediakan jubah berwarna merah yang dapat dipinjam di pintu masuk Mesjid. *bersaa red riding hood loh*. Fasilitas yang dimiliki Mesjid ini juga tidak tanggung-tanggung, selain ada wifi gratis di areal Mesjid, ada juga lift yang dapat digunakan dari dan ke tempat wudhu (pria dan wanita terpisah). Sepertinya pemerintah Malaysia benar-benar serius dalam memfasilitasi mesjid-mesjid di wilayahnya sehingga tidak sedikit mesjid-mesjid mereka yang menjadi tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancaranegara. Ahh jadi ingin bikin trip wisata religi di Indonesia juga deh.

Selain mengitari kompleks Mesjid, para pengunjung juga bisa menikmati angin sepoi-sepoi disepanjang jembatan dipinggiran Danau Putra Jaya yang merupakan danau buatan. Ada beberapa wisata air juga yang ditawarkan di tempat itu loh, sayang harganya sedikit mahal buat saya (batal deh naik perahu).


  


Foodcourt di luar Areal Mesjid
Eh iya, ga perlu takut kelaparan, selain banyak yang jualan makanan ringan di lapangan depan, di samping areal mesjid terdapat Selera Putra, sebuah tempat semacam Foodcourt yang menjual berbagai jenis makanan, dari melayu, india, hingga Chinese food.

Wisata di Kuala Lumpur tidak melulu harus wisata belanja kan? ternyata wisata mesjid ini juga menyenangkan, ditambah lagi transportasinya yang mudah sehingga membuat wisatawan tidak ragu untuk melakukan perjalanan ke kota-kota lain di Malaysia. Masih banyak tempat yang ingin saya kunjungi di sekitara Kualan Lumpur, diantaranya Colmar Tropicale, Cameroon Highlands dan Shah Alam (semoga masih diberi kesempatan dilain waktu).

Look what I've found!!


Miniatur Mesjid Putra di Legoland :D