Wednesday, August 26, 2015

5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Ho Chi Minh City / Saigon - Vietnam


Entah kenapa setiap saya berkunjung ke negara lain, biasanya saya memulai perjalanan dari Ibukotanya terlebih dahulu. Namun hal itu tidak terjadi ketika saya berkunjung ke Vietnam untuk pertama kali. Pesawat yang membawa saya, mendarat di bandara internasional Tan So Nhat di Ho Chi Minh, sebuah kota terbesar yang berada di Vietnam bagian selatan. Awalnya kota ini bernama Saigon, namun demi mengenang jasa Ho Chi Minh atau yang biasa disebut Uncle Ho, kota ini diganti dengan Ho Chi Minh City, beberapa orang lebih memilih menyebut tempat ini Saigon, well sah-sah aja kok.

Nah, sebelum berkunjung ke Ho Chi Minh ada beberapa hal yang mungkin perlu kamu ketahui sebagai informasi awal tentang kota yang diberikan julukan kota sejuta motor ini.

1. Mata Uang


Mata Uang yang digunakan di Vietnam adalah Vietnam Dong. Jika di Indonesia pecahan kertas terbesarnya Rp.100.000, di Vietnam pecahan kertas terbesar adalah 500.000 VND widiihhh pegang uang 500rebuan di dompet. Nilai tukar Dong sendiri berada dibawah rupiah, sewaktu saya ke Ho Chi Minh tahun 2013 lalu, 1 Rupiah = 0,4 Dong namun saat artikel ini dibuat nilai tukarnya 1 Rupiah = +- 0,6 Dong. Satu lagi nih, jika gambar sketsa pahlawan di Rupiah berbeda-beda tiap nominalnya, hal tersebut tidak terjadi di mata uang Dong, semua nominal uang kertas Dong dihiasi sketsa wajah uncle Ho. 

Satu hal yang perlu kamu ingat, jika dari rumah belum punya uang Dong karena susah mencari mata uang tersebut di sini, tidak usah khawatir kok, beli saja US dollar. Di sana tinggal ditukar dengan Dong dan ga musti dalam keada baru atau lurus sempurna, lecek-lecek dikit juga tetap diterima. Bahkan sebagian besar tempat di Ho Chi Minh masih menerima pembayaran dengan US dollar, terutama untuk wisatanya.

2. Lebih Efisien Menggunakan Tur Lokal


Bukan berarti saya tidak memperbolehkan kalian eksplor kota sendirian, tetap bisa kok. Namun menurut saya lebih murah dan efisien menggunakan lokal tur. Penggunaan tur lokal di sini juga harus memperhatikan tempat tujuan yang mau kamu tuju yah. Jika hanya ingin city tour tempat wisata di tengah kota seperti museum-museum, kantor pos, reunification palace dan Cathedral, saran saya sih mending jalan kaki aja karena sebagian besar tempat tersebut berada di District 1. Namun, jika kalian berencana akan mengunjungi tempat-tempat seperti Cao Dai Temple, Cu Chi Tunnel hingga island hopping di Provinsi Ben Tre lebih baik menggunakan tur lokal. 


 Menyusuri sungai Mekong pakai kapal besar

 Sampai dayung kapal kecil juga

Jadi bisa kenalan sama Dan Bau, alat musik tradisional Vietnam

Biayanya hanya sekitar $10 (iyah, menggunakan US Dollar) untuk one day trip Cao Dai Temple + Cu Chi Tunnel (belum termasuk makan) atau one day trip ke My Tho dan Ben Tre (island hopping, tempat pembuatan madu, tempat pembuatan permen kelapa dan sudah termasuk makan siang). Harga $10 itu sudah termasuk guide juga loh, di sepanjang perjalanan mereka tidak ada hentinya menceritakan kebudayaan dan kebiasaan di kota mereka. Dari mereka pula saya mengetahui kebiasaan gesture para supirnya yang unik. Satu hal lagi, jika menggunakan tur lokal lebih baik daftar dari hostel/hotel tempat kalian menginap agar bisa request untuk dijemput ke hotelnya.

3. Menyebrang Jalan


Katanya, di Ho Chi Minh itu banyak banget motor yah? ishh itu mah bukan katanya lagi tapi emang BENER. Lalu bagaimana cara menyebrang yang aman? selain tentunya menggunakan zebra cross di setiap persimpangan jalan, sebenarnya staf hotel pernah ada yang menyarankan untuk kita langsung saja menyebrang tanpa ragu di jalan. Heh? kalo ketabrak gimana? kata mereka, motor-motor di sana jago-jago kalo ada orang nyebrang langsung ngeliuk-liuk menghindari penyebrang. Cara aman lainnya adalah mencari pasukan lain untuk menyebrang bersama atau bisa juga barengan mas-mas atau mba-mba penjual yang membawa gerobak jadinya lebih aman saat menyebrang.

4. Kota Sejarah Perang

Ini adalah hal paling dasar yang perlu kalian ketahui sebelum berangkat ke Ho Chi Minh. Di kota ini kita tidak bisa menemukan "Natural Wonders" alias Pemandangan Alam. Jadi kalo yang kalian cari pemandangan alam, saya sarankan kalian pergi ke tempat lain di luar kota misalnya di Mui Ne, Da Lat, Da Nang, Nha Trang, Sapa atau ke Hanoi. 


Salah satu pintu masuk menuju lorong bawah tanah, dan katanya ini sudah diperbesar loh untuk wisatawan (ala makjaang)

 Maket terowongan bawah tanah - Cu Chi Tunnel (dibaca Ku Ci)

Hampir seluruh museum yang ada di kota ini berisi tentang sejarah perang Vietnam. Dari mulai Cu Chi Tunnel, Reunification Palace, Ho Chi Minh Museum hingan Fine Art Museum yang berisikan karya seni yang menceritakan tentang penderitaan saat jaman perang. Ada loh teman saya yang bosan saat berkunjung ke Ho Chi Minh karena tidak sesuai ekspektasi dia, "kemarin aku ke Ho Chi Minh, ga seru ah, masa museumnya isinya perang-perangan mulu" yess, setiap orang memang memiliki gaya travelnya masing-masing kan. 

5. Taman Kota

Pohonnya tinggi-tinggi jadi adem

Ada apa dengan taman kotanya? ada yang unik di Ho Chi Minh City, rata-rata taman kota yang berada di tengah kota memiliki luas yang cukup besar. Sungguh besar hingga sepertinya bisa menampung ratusan orang untuk beraktifitas di sana. Yes, meskipun Ho Chi Minh termasuk kota metropolitan tapi taman kota ini bisa kita temukan hampir di setiap district di Ho Chi Minh. Yang unik, jika biasanya taman kota di Indonesia ramai dikunjungi orang setiap pagi di akhir pekan, di sini taman kota justru ramai di malam hari dan setiap hari. Taman kota di dekat Benh Tanh market misalnya, setiap malam akan ada 4 hingga 6 komunitas yang tumpah ruah berakitifas di taman tersebut. Mulai dari komunitas menari, sekelompok anak muda yang latihan bela diri hingga sekelompok manula yang berolahraga. 

Di siang hari, taman kota ini biasanya hanya berisi orang-orang yang beristirahat dari panasnya kota atau berkumpul bersama teman-teman untuk santap siang. Sekedar info, taman kota di daerah district 1 memiliki pohon-pohon rindang yang sangat tinggi sehingga membuat taman sangat adem dan nyaman untuk singgah bagi pejalan seperti saya ataupun anak-anak sekolah yang mengerjakan tugas.


Follow juga akun twitter @geretkoper dan akun Instagram @meidianakusuma untuk info terbaru dan foto-foto seru selama perjalanan.

14 comments:

  1. Jangan lupa sama kabel dan tiang listrik yang amburadul juga kak, eh sama sih sebenernya yah sama di Jakarta juga hehehehe

    ReplyDelete
  2. Noted!! Insya Allah tahun depan pengen kesana nih kk Mei.. :)

    ReplyDelete
  3. Tiba-tiba kaki gatal untuk berkelana ke negara-negara ASEAN lagi... Tapi, entah kapan :(

    ReplyDelete
  4. Dan panas kak ... aku kesana 2x panas dan berdebu bikin flu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi tapi enak byk jajanan kak, buah potong juga murah2 yaa

      Delete
  5. Duuh ga sabar tahun depan mau kesana.

    ReplyDelete

Thank you for comment :)