Monday, January 25, 2016

Apa dan Bagaimana Mendapatkan Work and Holiday Visa ke Australia? (bagian 1)


Akhirnya cerita juga tentang kegiatan yang saya lakukan di Australia saat ini. Sehari yang lalu saya persis sudah 8 minggu tinggal di Sydney, sebuah kota yang digadang-gadang sebagai salah satu kota termahal di dunia. Karena banyak yang heran tentang aktivitas saya, akhirnya saya membuat postingan ini. Saya saat ini berada di Australia selama setahun kedepan dengan menggunakan Work and Holiday Visa.

WHV Sydney - nobar NYE fireworks (eh ada student juga sih)

Apa itu Work and Holiday Visa?


Work and Holiday Visa adalah sebuah visa yang memungkinkan pemegangnya untuk bekerja dan berlibur di sebuah negara yang memberikan visa tersebut dalam jangka waktu tertentu. Bukan hanya Australia yang memiliki jenis visa seperti ini di dunia, ada banyak negara lain yang memiliki visa seperti ini namun hingga saat ini hanya Australia yang memperbolehkan warga Indonesia untuk mendapatkan jenis visa ini. (sebagai info, negara seperti Jepang, New Zealand, Jerman dan masih banyak lagi). Visa ini ditujukan agar si pemiliknya dapat tinggal di negara yang bersangkutan, bekerja secara legal, memperoleh wawasan budaya negara tersebut dan merasakan tinggal di negara tersebut seperti warga lokal.

Saya sendiri sudah menjadi anak gelombang ke 50 jika dilihat dari banyaknya jumlah kelompok interview yang dikeluarkan oleh imigrasi Indonesia. Awalnya visa ini hanya memiliki kuota 100 orang setiap tahunnya namun semenjak beberapa tahun lalu meningkat menjadi 1000 orang pertahunnya.

Sebagian kecil anak-anak WHV dan ex-WHV Sydney

Bagaimana mengajukan Work and Holiday Visa untuk warga negara Indonesia?


Pertama-tama saya jelaskan persyaratannya dulu yah, berikut ini adalah syarat umum untuk mengajukan Work and Holiday Visa. Sebagai informasi, visa ini hanya bisa diajukan dari Indonesia dan tidak bisa dari offshore (luar Indonesia).

1. Berusia 18 dan belum berusia 30 tahun saat akan mengajukan visa
2. Memiliki pendidikan terakhir setingkat perguruan tinggi, atau setidaknya sudah menjalankan 2 tahun masa belajar di perguruan tinggi (ini nanti bisa minta surat keterangan ke kampusnya)
3. Belum pernah mengikuti program work and holiday sebelumnya
4. Masa berlaku paspor sekurang-kurangnya 12 bulan
5. Memiliki tingkat kemahiran bahasa inggris, awalnya ada beberapa cara untuk membuktikan ini (misalnya TOEFL dan IELTS, bahkan untuk yang sekolahnya menggunakan bahasa inggris secara keseluruhan dapat melampirkan ijazah dan curriculum report saja, namun saat ini hanya IELTS dengan minimal skor 4,5)
6. Tidak disertai dengan anak-anak dibawah umur
7. Bukti keuangan yang menandakan memiliki cukup uang untuk tiket pulang pergi dan biaya hidup selama minimal 1 bulan di Australia, hingga saat ini kira-kira dana yang dibutuhkan AUD5,000
8. Memiliki surat rekomendasi dari pihak yang diberikan kewenangan di Indonesia

Jika kamu merasa memiliki semua syarat-syarat dari nomor 1 hingga 7 di atas yang harus kamu lakukan pertama kali adalah mendaftarkan nama kamu di website imigrasi Indonesia untuk mendapatkan surat rekomendasi yang dibutuhkan sebagai syarat utama dalam mengajukan visa ini.

Setelah kamu daftar di web tersebut, all you have to do just wait... wait.... and wait... sampai nama kamu ada di list daftar interview yang dikeluarkan imigrasi Indonesia. Dulu jadwal ini akan ter-update setiap hari jumat dengan jeda 2 minggu sekali, namun semenjak pertengahan 2015 hal ini jadi tidak menentu.

Jika kamu sudah melihat nama kamu dan tanggal wawancara kamu, berikut ini adalah dokumen yang harus kamu bawa saat wawancara

Dokumen-dokumen yang dibutuhkan saat wawancara dengan Imigrasi:
1. Form Identitas yang bisa didownload di websitenya
2. Kartu Tanda Penduduk
3. Akte Kelahiran
4. Paspor (dengan minimal masa berlaku 12 bulan)
5. Ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III, atau surat keterangan sebagai mahasiswa aktif dan kartu mahasiswa dari perguruan tinggi yang bersangkutan
6. Sertifikat IELTS minimal 4,5
7. Surat keterangan kepemilikan dana minimal AUD 5,000 atau setara
8. Pas photo berwarna terbaru ukuran 4 x 6 dengan latar belakang putih

*semua berkas asli dan fotokopi dibawa saat wawancara*
*berkas fotokopi dimasukan ke dalam map biru*
*tidak ada biaya yang dipungut selama proses wawancara*
*lokasi wawancara juga bisa berbeda-beda, jadi sebaiknya dicek di jadwal wawancara yang ada di website*

6 comments:

  1. Seru banget sih WHV itu, seandainya jaman aku dulu ada:D *ketauan udah tuanya.
    Baik-baik disana ya Mei :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihihi kak Tesya udah tinggal beberapa bulan di Belanda tapi, pengalamannya juga pasti seru kan tuuh, nanti kiddos aja yg ke Aussie pake WHV

      Delete
  2. pengen banget coba berkunjung atau liburan ke sidney..
    bapeerrrrrrrrr saya wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayooo jalan-jalan ke sini, visa turisnya udah ada yg bisa berlaku sampe 3 tahun dengan maksimal stay tiap kunjungan 3bulan loh

      Delete
  3. hi kalo jadwal wawancara bisa di mundurkan ke enxt jadwal ga ya?? nieh dadakan bnget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi :)
      setau aku, kalo misalnya kita kelewatan jadwal atau pas hari Hnya ga bisa, nextnya kalo ada jadwal wawancara, bisa langsung datang tapi tetap harus beritahu mereka kamu harusnya ada di gelombang ke berapa, biar aman print aja PDF jadwal wawancaranya

      Delete

Thank you for comment :)