Perjalanan ke Singapura bulan Januari lalu sebenarnya boleh dibilang dadakan dan penuh ketidaksiapan (bahasa apa ini?). Tiket pesawatnya dibeli satu bulan sebelumnya dan jujur hingga h-1 sebelum berangkat saya masih belum punya list tempat yang mau dikunjungi selain ke S.E.A Aquarium gara-gara penasaran sama Pokemon Research Centernya. Lucky me, teman sewaktu kuliah yang kurang lebih udah 6 tahun tinggal di Singapura bisa nemenin muter-muter kota di akhir pekan. Akhirnya secara dadakan juga kita mutusin untuk mampir ke daerah Tiong Bahru.

Kanopi hijaunya dijadiin patokan ya

Ada indoor dan outdoor seating

Pas banget lagi ada menu special dalam rangka lunar new year

Jam 9 pagi udah duduk cantik di bus arah ke Tiong Bahru plaza menuju meeting point kami di halte bus sebrang plazanya. Rencananya, hari itu kami memang ingin jalan-jalan di sekitar Tiong Bahru mulai dari Books Actually, Woods in the books, Plain Vanilla, Tiong Bahru market lalu berakhir di Tiong Bahru bakery. Bakery shop ini buka dari pukul 8 pagi hingga 8 malam dan selalu ramai pengunjung, terutama di pagi hingga waktu makan siang. Selain roti dan kue, tempat ini juga menjual makanan cukup 'berat' seperti beberapa varian burger, sandwich, rice bowl dan fritters. 

 I can smell fresh baked pastry inside the store

 Kalo ke sini lagi, mau cobain eclairnya ah

  Kesukaan aku Pain Au Chocolat dan Almond Croissant

Sewaktu sampai di Tiong Bahru Bakery kami harus sedikit menunggu sampai giliran kami tiba, yess pagi-pagi pun pine upnya udah lumayan panjang. Wangi roti yang baru keluar panggangan membuat saya ga sabaran untuk buru-buru makan. Ketika nama kami dipanggil, seorang staff menunjuk ke meja tempat kami duduk dan kemudian kamipun mulai mengantri untuk memilih menu. Iyess, di sini dapat tempat duduk dulu baru pilih kue atau rotinya di konter. Deretan pastry dan kue yang di pajang variatif banget, mulai dari plain croissant, pain au chocolate, almond croissant, green tea croissant, cinnamon roll, scone, sandwich, burger hingga kue-kue cantik seperti tarlet dan eclairs.

Berhubung agak lapar, akhirnya kami berdua memesan 3 pastry yaitu raisin scone, raisin cinnamon roll dan almond croissant (this one is my favorite). Seperti biasa, saya meminta croissantnya dihangatkan di oven kembali, yes this is how I eat my croissant.  

Kalian juga bisa pesan minuman seperti kopi, teh dan jus di Tiong Bahru bakery atau jika ingin air mineral, bisa dengan mudah kalian ambil di meja condiment lengkap dengan selai dan butter untuk pastry dan rotinya.

Raisin sconenya tidka terlalu manis sehingga cocok jika ingin ditambahkan selai. Cinnamon rollnya juga perfectly baked, glazynya bikin makin cantik dan rasa manisnya pas. Sedangkan buat saya Almon Croissantnya Star of the day banget, untung saya sempat minta direheat dulu sebelum disajikan, so it became fluffy on the inside and crunchy on the outside, not to mention the generous amount of almond slices.

Overall, I really love the place and the food, perfect for breakfast and brunch. Saya yakin bakalan balik lagi ke sini karena Almond Croissantnya emang juara banget dan hingga artikel ini saya tulis masih aja kebayang-bayang (duh jadi kepingin).

Here's our table situation, raisin scone, raisin cinnamon roll and almond croissant

Aku jatuh cinta sama front page websitenya Tiong Bahru Bakery

Tiong Bahru Bakery
56 Eng Hoon Street, Tiong Bahru
Singapore
Kalo ngomongin wisata di Bali, kayaknya gak pernah kelar-kelar yah. Meskipun pulaunya ya segitu-gitu aja tapi daya tariknya tidak pernah padam. Beberapa teman saya tahun ini juga lumayan banyak yang tiba-tiba memutuskan untuk tinggal di Bali, mau nyusul deh rasanya tapi apa daya saya masih punya tanggung jawab lain di Jakarta. 

Kali ini saya mau membahas hal-hal yang bisa kamu lakukan alias Things to Do di daerah Seminyak, salah satu daerah favorit di Bali.

1. Wisata Pantai


Apa artinya ke Bali kalo ga main ke Pantai, ya ga ya ga? Jujur, saya selalu menjadikan "Pantai" sebagai agenda wajib kalo ke Bali, well meskipun bisa dibilang jarang main airnya dan lebih memilih untuk duduk-duduk cantik di Pantainya aja. Nah di Seminyak, banyak Pantai-pantai cantik yang cocok banget buat kalian yang punya hobby setipe dengan saya dan tentunya pantai-pantai ini juga terkenal di dunia peselancar dengan ombaknya yang 'menantang'.

Pantai Petitenget
 Selamat datang di Pantai Petitenget

Letaknya tidak terlalu jauh dari derah Seminyak dan masih berada satu garis dengan Pantai Kuta dan Pantai Canggu. Pantai ini tidak terlalu ramai pengunjung dan biasanya lebih sering dikunjungi orang-orang atau wisatawan yang ingin berselancar di laut. Biasanya para peselancar ini akan meramaikan pantai di pagi atau sore hari sebelum matahari terbenam

Pantai Echo
Pantai Echo ini juga cenderung lebih sepi ketimbang pantai-pantai lain di daerah Seminyak dan sering juga digunakan sebagai lokasi pernikahan atau pemotretan pre-wedding. Untuk kalian yang lebih suka ketenangan rasanya lebih cocok untuk mampir ke Pantai ini. Again meskipun terbilang sepi, Pantai Echo juga jadi salah satu tujuan para peselancar karena ombak di Pantai Echo ini cukup menantang.

Pantai Berawa
Oke, Pantai yang satu ini mungkin lebih jarang lagi dikenal oleh wisatawan lokal ketimbang dua nama pantai sebelumnya. Dibandingkan Pantai Echo, lokasi Pantai Berawa lebih dekat dengan pantai Seminyak. Pengunjung biasanya ramai berdatangan ke Pantai ini saat ombak sedang besar dan menjelang matahari terbenam.  

2. Cafe & Restaurant Hopping

Untuk masalah Cafe & Restaurant di daerah Seminyak sih udah ga usah diragukan lagi, di sepanjang jalan Kayu Aya, jalan Kerobokan, jalan Batu Belig dan jalan Seminyak sudah bisa kalian temui jejeran restoran dengan makanan yang enak, interior dan eksterior yang menarik. Bahkan, rata-rata di daerah ini cafe & restorannya instagrammable banget dan selalu jadi buruan pecinta wisata kuliner dan makan centil.   

Breakfast - Lunch - Dinner
Kiri atas : Trio Steam Bun, kanan atas: Cheezy Steak Panini
Kanan bawah: Fried rice

Untuk pilihan makanan 'besar' salah satunya bisa ke Made's warung di jalan Raya Basangkasa, Wahaha, Gardin atau Meja Kitchen & bar. Meja Kitchen & Bar ini sebenarnya masih merupakan bagian dari hotel Ize Seminyak. Di restoran ini selain interiornya yang bertema Nautical, variasi menu makanannya juga banyak. Mereka menyajikan menu makanan khas Bali hingga makanan Western. Untuk menu Italia, bisa juga coba ke Ultimo Italian atau ke Warung Italia di jalan Kunti 1.

peperoni pizza di Warung Italia
pic by Sharon

Dessert


 Yummy cakes di Monsieur Spoon
Selesai makan makanan berat, jangan lupa sisain space di perut untuk pencuci mulut. Jenis pencuci mulut yang bisa kamu temukan di sekitaran Seminyak juga banyak, mulai dari cake, bread, pastry hingga gelato. Pastry shop mungil yang jual kue dan roti enak seperti Monsieur Spoon bisa kamu temukan ga jauh dari Seminyak Square. Untuk dessert house interior cantik dan instgrammable kalian bisa kunjungi Creamy Comfort atau Angelita Tea Salon & Patisserie. Sedangkan untuk ice creamnya, kalian bisa memilih antara Gusto Gelato, Lello lello Gelato, Gelato Secrets atau Nitrogenie.

 Lello lello gelato
Coffee House



Satu lagi yang ga boleh kelewatan adalah mampir ke coffee shop untuk ngopi pagi dan sore atau sekedar berkumpul bersama teman-teman. Di Seminyak, kalian bisa coba mampir ke Revolver Esspresso, The Moose Esspresso bar, The Coffee Library, Titik Temu Coffee atau Black Pit Coffee.

3. Having Fun at Bar & Beach Club

 Menikmati sunset di WooBar

Satu lagi kegiatan seru yang bisa dimasukkan ke itinerary kalian kalo ke Seminyak, yaitu mampir ke Beach club atau beachside bar. Kalian bisa menghabiskan waktu berkumpul bersama teman-teman atau sambil menunggu terbenamnya matahari. Beberapa beach club seru seperti Woo Bar, La Plancha Ku De Ta, atau Potato Head bisa jadi pilihan. 

Nyantai santai di La Plancha
pic by : Ina
4. Shopping spree
Last but not least is shopping time. Mungkin bukan agenda wajib, tapi ga ada salahnya loh buat cek butik-butik baju lokal kece, barang-barang handmade lokal dan aksesoris di sekitaran Seminyak. Selain dipadati cafe & restoran, di Seminyak juga bisa dengan mudah ditemukan butik-butik pakaian, toko souvenir khas lokal dan aksesoris. Untuk shopping centernya, kalian bisa cek ke Seminyak Square dan Seminyak Village, sedangkan untuk butik dan toko bisa kalian cek tempat-tempat seperti HOBO, Toko Emporium, Lily Jean, Dinda Rella, Coco & Ginger dan masih banyak lagi.

Buat yang solo travelling, untuk transportasinya juga ga perlu khawatir, selain sekarang Gojek udah ada di Bali bis ajuga cobain Kura-kura shuttle loh dan Seminyak juga masuk rute mereka. Untuk penginapan di sekitaran Seminyak, pemilihan hotelnya juga bisa disesuaikan dengan budget kalian mulai dari budget hotel hingga hotel bintang 5 bisa dengan mudah kalian temukan di kawasan ini. Untuk membandingkan harga-harga hotel bisa coba untuk dicek di traveloka terlebih dahulu atau online travel agent sejenis lainnya, pssstt jangan lupa cek untuk promo-promo hotel di website hotel favorite kalian juga yah.


Jadi sudah siap beli tiket ke Bali untuk long weekend di tahun ini?

Happy New Year, hahahah I know I know It's been a month already but still this is my first article in 2017 so I think it's better to start with New Year greeting.

Agak sedih sebenarnya di tahun 2017, rencana awalnya tahun ini mau balik lagi ke Sydney tapi ternyata musti saya tunda sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Di sisi lain saya jadi punya lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga setelah setahun tinggal di Sydney.

Tahun lalu, saya punya ide untuk bikin "Sydney's Mural Project" yang terinspirasi dari Peta Street Artnya Penang, Malaysia. Berbekal peta street art yang saya ambil di Penang International Airport sewaktu saya berkunjung di tahun 2015, benar-benar membantu saat saya hunting street art seharian di Penang. 


Sewaktu saya tahu ada banyak street art keren di penjuru Sydney, saya mencoba browsing untuk petanya dan sedihnya ternyata belum ada official map untuk keseluruhan street art map, namun saya sempat menemukan Street Art map untuk daerah Marrickville dan sekitarnya. Ukuran mural yang saya temukan mulai dari yang kecil hingga yang berukuran super besar, yang terletak di gang sempit hingga di jalan besar. Oh iya setiap tahunnya ada beberapa council yang memang bikin agenda untuk pembuatan street art ini loh. Seperti 2015 City Walls project dan acara tahunan Perfect Match di Inner West council.

Di artikel kali ini saya akan bagi-bagi info tentang beberapa tempat di Sydney yang punya banyak Street Art keren. So, here are my top 5 Street Art area in Sydney:

Newtown
Warna-warni Becher House ini kelihatan banget dari kereta setiap ngelewatin Newtown 

Kalo ngomongin street art di Sydney, area Newtown pasti menjadi tempat utama tujuan para street art hunter. Yap, tempat ini selain dikenal sebagai tempat yang banyak memiliki toko kreatif lokal, juga terkenal dengan banyaknya street art. Rasanya ada lebih dari 30 spot street art, dari yang paling dekat dengan stasiun kereta hingga ke perbatasan area sebelahnya seperti Erskineville, Enmore dan St Peters. 
si flaminggo kece ini lokasinya persis di pintu masuk flat

Kurang gede apa ni mural?

Ditambah lagi, di area ini pernah dijadikan lokasi syuting video clip Cold Play yang berjudul "'Sky full of stars", di mana babang Chris Martin muter-muter areal ini sambil membawa beberapa alat musik. Oh iya, kalo nyari street art yang ukurannya besar-besar cocoknya kalian jelajahin daerah ini deh. Mulai dari gambar setinggi 30 cm, setinggi ruko 2 lantai, hingga setinggi 3 lantai hotel ada di Newtown.
 Ini si super famous "I have a dream" Mural di Newtown

 Ini mural tingginya 3 lantai gedung hotel The Urban, Newtown
 Di Mary street akhirnya saya nemuin Mural dengan motif aboriginal

Sydney CBD
Di daerah pusat kota Sydney juga banyak street art yang bisa ditemukan. Beberapa bahkan terkesan 'tersembunyi' karena terletak di tempat yang tidak mudah terlihat oleh orang yang lewat padahal berada di dekat objek wisata. Untuk daerah yang paling banyak street artnya bisa kalian jumpai di sekitaran Oxford street dan Chinatown (Dixon street). 
"a lady with pylox can" ini ada di Kensington street, Chipenddale

Salah satu favorit saya terletak di daerah The Rocks yang terletak berdekatan dengan terminal ferry di Circular Quay. Untuk menuju ke daerah ini, kita bisa turun di stasiun kereta Circular Quay dan berjalan menuju Globe street. Di ujung jalan sebelum menuju anak tangga ke Harrington street kita akan menemukan sebuah foto seorang tokoh yang terkenal dalam melestarikan The Rocks, Jack Mundey (untuk info tentang beliau bisa langsung googling aja yess). Yang menarik dari street art ini, gambar close-up muka Mr. Mundey dibuat di dua dinding yang terpisahkan oleh tangga.

Ini adalah salah satu street art favorit saya di Sydney, gambar Jack Mundey yang dibuat oleh Vhils yang terletak di Globe street, The Rocks 

Mbanya lagi ngeliatin apaan sik? 
To be free is to have no fear ini karya Nadia Hernandez untuk 2015 City Walls Project

My fave glowing mural at Kimber Lane, ini di Chinatown
taken by 3Arry

St Peters

Mural di daerah ini pertama kali saya temukan murni karena ketidaksengajaan atau bahasa kerennya nyasar. Lucunya sewaktu saya nyasar bukannya buru-buru cek ke peta untuk mencari jalan yang benar, saya malah kegirangan saat menemukan May lane, sebuah jalanan kecil yang penuh dengan street art keren. Mulai dari gambar beberapa jenis kereta Sydney dengan ukuran sebesar rumah hingga gambar kecil berbentuk karakter yang sepertinya dibuat oleh orang yang sama seperti di mural yang saya temukan di daerah Newtown.

Gambar jumbo di atas ini dibuat oleh Peque Swaze, 

Ini juga salah satu karyanya Peque Swaze di May Lane

Bondi

Selain terkenal sama pantainya, di daerah Bondi juga banyak dijumpai street art keren. Yang paling tenarnya sih si gambar sayap dan biasanya orang-orang yang datang berfoto di depan street artnya supaya terlihat seolah-olah jadi malaikat bersayap yah. 
Agak tricky sebenarnya kalo mau naik kendaraan umum ke arah pantai Bondi. Kalo naik kereta musti turun di Bondi Junction dan pindah bis ke arah pantainya. Saran saya sih mending langsung naik bis nomor 333 atau 380 dari halte bis St James station atau Museum station biar bisa langsung duduk manis sampai ke pantainya. *wait upload foto yg di Bondi menyusul yah*

Marrickville & Enmore

Dua daerah ini saya gabung karena emang deketan banget, well sama Newtown juga deket sih sebenernya. Tapi ga seperti Newtown yang jumlah street artnya buanyaak banget dan hampir ada di setiap sudut, di daerah ini street artnya lebih mencar-mencar. Daerah paling banyaknya ada di sekitar Addison road, Edinburgh road dan Marrickville road. 

tulisan dilarang parkirnya aja kece gini yah


Jadi kalo nanti berkunjung ke Sydney udah tau daerah-daerah seru buat hunting street artnya kan? Tungguin artikel street art untuk di daerah Melbourne, Brisbane dan Hobartnya juga ya.